Situs Resmi SDIT Insan Kamil Majalengka
 
 

Sejarah Singkat Peringatan Hari Pahlawan

A

a dan Teteh tentu sudah tahu bahwa tanggal 10 November diperingati sebagai salah satu hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, yakni Hari Pahlawan. Ingatkah kejadian apa yang membuat tanggal tersebut diresmikan sebagai Hari Pahlawan? Yuk, kita bahas kembali secara singkat!

 

Pada bulan Agustus 1945, setelah menduduki Indonesia selama 3,5 tahun, Jepang menyerah kalah tanpa syarat pada Sekutu dengan dijatuhkannya dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Di Indonesia sendiri, setelah kemerdekaan diproklamasikan, rakyat membangun berbagai gerakan untuk melucuti Jepang. Berbagai gerakan tersebut diikuti oleh pendaratan tentara Inggris di Jakarta dan Surabaya pada bulan September dan Oktober.

Atas nama Sekutu, tentara Inggris ditugaskan untuk membebaskan tawanan yang ditahan dan memulangkan pasukan Jepang ke negara mereka. Namun, yang tak diketahui saat itu, Inggris punya agenda lain yang dirahasiakan: mengembalikan Indonesia kepada pihak Belanda.

Sadar akan agenda rahasia Sekutu, kemarahan rakyat Indonesia pun berkobar. Pertempuran pertama Indonesia melawan tentara Inggris dimulai setelah insiden pengibaran bendera Belanda merah-putih-biru di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya, pada tanggal 18 September 1945; yang kemudian dikenal dengan nama Insiden Tunjungan.

Pertempuran demi pertempuran berlanjut dan semakin memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur, pada tanggal 30 Oktober. Dengan kejadian tersebut, Inggris mengeluarkan ultimatum bagi Indonesia bahwa semua orang Indonesia harus menyerahkan senjata dan mengangkat tangan, dengan batas waktu 10 November 1945 pukul 06.00.

Ultimatum tersebut tentu saja ditolak oleh rakyat. Maka, pada tanggal 10 November, tentara Inggris pun melancarkan serangan besar-besaran dengan mengerahkan sekitar 30.000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang. Seluruh kota Surabaya dihujani bom dan meriam. Pertempuran berlangsung selama hampir satu bulan, sebelum akhirnya seluruh kota jatuh ke tangan Inggris.

Pertempuran tersebut menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Selama hampir satu bulan, hingga 16.000 pejuang Indonesia tewas dan 200.000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Untuk mengenang para pejuang yang gugur dalam Pertempuran Surabaya inilah kemudian tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Selain pertempuran Surabaya, masih begitu banyak kisah perjuangan para pahlawan pejuang kemerdekaan dalam sejarah bangsa Indonesia. Siapakah pahlawan yang paling Guraru ingat kisah perjuangannya? Mengapa?

Bicara soal penjajahan, apakah Indonesia sudah benar-benar bebas dari penjajahan? Bagaimana dengan bidang pendidikan?  Mari berbagi pendapat Anda di website ini Guraru!

Yuk, hargai perjuangan para pahlawan pejuang kemerdekaan dengan memperjuangkan pendidikan bangsa Indonesia agar jadi lebih dan lebih baik dari sebelumnya! :)

 

November 4, 2014 Kegiatan Sekolah No comments yet


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top