Situs Resmi SDIT Insan Kamil Majalengka
 
 

Pahlawan penyelamat bangsa

Tepat tanggal 10 November, selalu kita peringati sebagai hari pahlawan. Peringatan ini merupakan pengingat akan perjuangan para pahlawan Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Lalu apa sih yang dimaksud dengan pahlawan itu?
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia arti pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.




Jika zaman penjajahan dahulu pahlawan identik dengan pejuang yang memperjuangkan kemerdekaan, maka untuk saat ini pahlawan adalah mereka yang gagah berani memperjuangkan kebenaran sesuai bidangnya masing-masing. Salah satunya adalah mereka yang berkiprah dalam bidang penyelamatan generasi bangsa dari kemunduran, kemerosotan mental dan fisik, baik itu orang tua, guru, lembaga, pemerintah atau yang lainnya.

DSCF3264
Kita ketahui bersama anak dan remaja sekarang yang akan menjadi tonggak estafet bangsa dimasa depan, mereka hidup di zaman teknologi yang canggih, informasi bisa didapat dengan sangat mudah melalui berbagai media. virus budaya yang mencakup 5 S; Sex, Style, Song, Sport, dan Snack bisa diperoleh lewat media dan telah menyebar di dunia. Jika anak dibiarkan bebas menggunakan alat informasi tanpa bimbingan yang benar sudah tentu akibatnya akan sangat fatal bagi kemajuan anak itu sendiri, bahkan mungkin akan mengantarkan anak pada kebangkrutan mental yang tidak hanya membinasakan dirinya sendiri tapi juga menghancurkan bangsa. Sebuah ungkapan menyebutkan untuk mengetahui nasib masa depan sebuah bangsa adalah dengan melihat generasi muda saat ini. Bila generasi mudanya baik, maka masa depan bangsa tersebut adalah baik, sebaliknya jika generasi mudanya rusak maka masa depan bangsa itu adalah suram. Artinya kondisi generasi muda menentukan masa depan bangsa.
Bagi orang tua, mendidik anak-anak yang sholeh adalah kerja kepahlawanan, karena dalam prosesnya membutuhkan kesabaran dan pengorbanan yang tinggi serta perhatian yang ekstra.Hasilnya pun tidak main-main, yaitu generasi yang kuat dan tangguh. Orang tua perlu menjadi orang yang pandai dalam membatasi anak dalam mengkonsumsi media serta membantu anak dalam menangkap nilai-nilai positif. Orang tua yang pahlawan akan membekali dirinya dengan ilmu, selalu belajar untuk menjadi orang tua yang benar sehingga dalam mengasuh dan mendidik anak pun menggunakan cara yang benar.
Begitupun dengan guru, guru yang peduli tidak akan berleha-leha saat mengetahui siswanya mulai menampakan penyimpangan mental segera bertindak menjalin komunikasi dengan orang tua untuk bersama-sama kembali meluruskan anak, jika diperlukan meminta bantuan pihak lain untuk menangani anak misalnya psikiater, dokter, atau lainnya. Layaknya orang tua yang pahlawan, guru yang pahlawan pun akan selalu belajar untuk memperoleh ilmu cara mendidik siswa yang benar.DSCF3211
Demi berlangsungnya kejayaan bangsa yang damai, sejahtera perlu adanya benteng yang selalu siap sedia menjaga keluhuran budi generasi bangsa, mereka itulah pahlawan-pahlawan penyelamat generasi bangsa. Dan siapa lagi yang bisa kita andalkan untuk menjadi pahlawan-pahlawan tersebut selain dimulai dari diri kita sendiri baik sebagai orang tua, guru, atau yang lainnya. Mari kita menjadi pahlawan untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa…. ^_^

November 12, 2015 Kegiatan Sekolah
No comments yet


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top