Hari-Hariku BersamaMu
Hari tak terasa begitu berlalu
Suaramu yang Khas dan terus ku kenang…
Dia adalah Guru-Guru kecilku
Selamat Berkarya Bersama SDIT Insan Kamil
Situs Resmi SDIT Insan Kamil Majalengka
Hari tak terasa begitu berlalu
Suaramu yang Khas dan terus ku kenang…
Dia adalah Guru-Guru kecilku
Selamat Berkarya Bersama SDIT Insan Kamil
Pagi yang cerah diterangi matahari yang hangat, terlihat 2 orang yang berompi orange dan satuan polisi sedang sibuk, kadang-kadang mereka menyetop kendaraan-kendaraan yang sedang berlalu lalang untuk memberikan kesempatan pejalan kaki yang akan menyebrang, kadang-kadang mereka menyuruh kendaraan yang lalu lalang untuk terus berjalan jika tidak ada yang hendak nyebrang, di samping kegiatan tersebut terdapat sebuah gedung megah berlantai dua bercatkan kuning dan biru, setengah dari gedung itu tertutupi oleh bangunan nan asri tempat meraih ridho ilahi yaitu masjid yang kecil dan mungil, masuk dari lorong tengah terdengarlah lantunan ayat suci al-qur’an sebagai sambutan bagi para pencari ilmu dan seluruh para tamu, ketika memasuki setengah lorong para calon-calon pemimpin masa depan sedang asyik dengan aktivitasnya masing-masing ada yang lagi ngobrol, bercanda dengan temannya, dan ada pula yang main bola. Setelah mendengar bell yang unik “kringgggggg” kegiatan mereka terhenti dengan berbaris di depan kelas masing-masing untuk melaksanak briefing pagi serta do’a masuk kelas dan do’a sebelum belajar, kadang diselingi dengan pengulangan pelajaran. Itulah sedikit gambaran tentang suasana pagi di SDIT Insan Kamil Majalengka.
Tanggal 17 Pebruari 2006 adalah tanggal bersejarah untuk lembaga pendidikan yang di beri nama SDIT Insan Kamil Majalengka yang berada dibawah Yayasan Darut Taqwa Insan Kamil adalah hari launching terbentuknya Sekolah Dasar Islam Terpadu pertama di Kabupaten Majalengka yang juga terdaftar dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang berada dipusat kota majalengka yaitu Jl. K.H. Abdul Halim No. 73 Kelurahan Majalengka Kulon Kecamatan Majalengka.
SDIT Insan Kamil adalah salah satu sekolah dasar swasta yang terus berusaha menunjukan eksistensi dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan dasar, dimana sekolah ini terus mengembangkan kurikulumnya untuk menyeimbangkan tiga aspek yaitu sikap, keterampilan dan pengatahuan dengan model pembelajaran yang berkarakter dan menyenangkan. Adapun kurikulumnya adalah :
Selain kurikulum SDIT Insan Kamil juga mempunyai tujuan yang jelas, tertuang dalam visi dan misi sebagai berikut :
VISI : Menjadi lembaga pendidikan yang meluluskan peserta didik yang cerdas dan berkepribadian qur’ani.
MISI SDIT Insan Kamil adalah :
Untuk menunjang pembelajaran SDIT Insan Kamil menyediakan fasilitas-fasilitas baik yang menunjang secara langsung atau secara tidak langaung antara lain :
Dani Mulyana, S.T. Ketua komite SDIT Insan Kamil Majalengka mengatakan salah satu aspek yang penting dalam pendidikan adalah menciptakan “winning culture”. SDIT Insan Kamil telah berhasil dan terus berusaha menerapkan winning culture tersebut dimulai dari kepala sekolah, guru, staff dan siswa-siswinya. Dimulai dari hal-hal yang terlihat sederhana seperti shalat dhuha, ketika makan dan minum harus menggunakan tangan kanan dan harus duduk, sampai ke hal-hal yang sifatnya fundamental seperti berkata jujur, menghargai orang lain, percaya diri dan lain sebagainya. Lanjut dia semoga dengan winning culture ala SDIT Insan Kamil ini akan mampu melejitkan potensi siswa untuk menjadi pribadi yang unggul dan kompetitif.
SDIT ini juga tidak hanya mempunyai mimpi untuk menciptakan winning culture tetapi SDIT Insan Kamil ini ingin menciptakan Siswa-Siswi yang siap berkompetisi dengan Sekolah Dasar di tingkat kabupaten maupun tingkat nasional. Gubernur Jawa Barat berpesan dan mendo’akan : ”mudah-mudahan SDIT dapat melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan “ ujar Pa Gubernur saat kunjungan ke Majalengka.
SDIT Insan Kamil telah melulusan siswa-siswinya satu angkatan dan telah tersebar di berbagai SMP, MTs dan Pesantren favorit. Seperti SMPN 3 Majalengka, SMPN 2 Majalengka, Pesantren Gontor Jawa Timur, SMP ITUS Kuningan, Pesantren Tahfidz Al-Hikmah Bobos, MTs Darul Ulum Majalengka dan SMPIT Ibadurrahman Bandung.
Adapun Beberapa prestasi yang sudah di raihnya, diantaranya :
|
No |
Tahun |
Cabang |
Prestasi |
Tingkat |
| 1. | 2008 | Mewarnai Tingkat SD | Harapan 1 | Kab. Majalengka |
| 2. | 2010 | Shalat Berjama’ah | Juara 1 | Kec. Majalengka |
| 3. | 2010 | Mewarnai | Juara 3 | Kab. Maajlengka |
| 4. | 2011 | Calistung Kelas III | Juara 1 | Kec. Majalengka |
| 5. | 2011 | Menggambar | Juara 2 | Kab. Majalengka |
| 6. | 2011 | Menggambar | Juara 3 | Kab. Majalengka |
| 7. | 2011 | Kolase | Juara 2 | Kab. Majalengka |
| 8. | 2011 | Kolase | Juara 3 | Kab. Majalengka |
| 9. | 2012 | Renang 50 M Gaya Bebas Kelas III Putra | Juara 1 | Kab. Majalengka |
| 10. | 2012 | Renang 25 M Gaya Dada Kelas I Putri | Juara 2 | Kab. Majalengka |
| 11. | 2012 | Olympiade IPA | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 12. | 2012 | Pidato Bahasa Indonesia | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 13. | 2012 | Kareta Putra | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 14. | 2012 | Renang Putra | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 15. | 2013 | Siswa Berprestasi | Juara 1 | Kec. Majalengka |
| 16. | 2013 | Siswa Berprestasi | Juara 2 | Kab. Majalengka |
| 18. | 2013 | Calistung Kelas I | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 19. | 2013 | Calistung II | Harapan 2 | Kec. Majalengka |
| 20. | 2013 | Calistung III | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 21. | 2013 | Olimpiade IPA | Harapan 3 | Kec. Majalengka |
| 22. | 2013 | Olimpiade Matematika | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 23. | 2013 | Puisi Sunda | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 24. | 2013 | Pidato Umum | Juara 3 | Kec. Majalengka |
| 25. | 2013 | Renang Putra | Juara 1 | Kec. Majalengka |
| 26 | 2013 | CCPAI | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 27 | 2013 | Pildacil | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 28 | 2013 | Saritilawah Putra | Juara 2 | Kec. Majalengka |
| 29 | 2013 | Hafalan Surat | Harapan 2 | Kec. Majalengka |
Saat ini SDIT Insan Kamil Majalengka sedang membuka pendaftaran siswa/siswi baru dan pindahan Tahun ajaran 2013/2014. Adapun waktunya sbb :
Tempat pendaftaran di kantor SDIT Insan Kamil Majalengka setiap hari senin-jumat jam 08.00 – 14.00 WIB dan hari Sabtu 08.00 – 12.00 WIB. Ayo daftar, tempat terbatas !
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan pendidikan yang kami selenggarakan, SDIT Insan Kamil Majalengka membutuhkan tenaga-tenaga baru untuk bergabung bersama kami dan bersama-sama mendedikasikan diri dalam pelayanan pendidikan sebagai tenaga pendidik.
Persyaratan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
Dokumen yang dibutuhkan:
Lamaran ditujukan ke:
Ketua Yayasan Daruttaqwa Insan Kamil Majalengka
Jln. KH Abdul Halim No. 73 Majalengka 45418
atau via email ke:
admin@sditinsankamil.sch.id
Lowongan Kerja Guru SDIT Insan Kamil Majalengka ini ditutup tanggal 15 Juni 2012
Lowongan Kerja Guru SDIT Insan Kamil Majalengka related link
Ujian Sekolah baru saja berlalu. Kini, saat-saat menegangkan pun sudah menanti di depan mata. Beberapa hari lagi siswa kelas 6 SDIT Insan Kamil akan berjuang mengadapi Ujian Nasional, dan ini adalah Ujian Nasional yang pertama! Yup, tanggal 7 sampai dengan tanggal 9 Mei adalah hari bersejarah bagi siswa-siswa sekolah dasar, tidak terkecuali siswa siswa SDIT Insan Kamil. Secara serentak pada tanggal itu akan dilangsungkan Ujian Nasional di seluruh Indonesia, hari yang sangat menentukan apakah lulus dan meninggalkan status sebagai pelajar SD dan bersiap menjadi siswa SMP ataukah tidak lulus dan masih menyandang status siswa SD.
Sedikit besar kebanyakan siswa memiliki perasaan tegang, gelisah, cemas menghadapi Ujian Nasional, baik yang sudah mempersiapkan diri apalagi yang kurang persiapan. Wajar saja karena selain UN menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan, juga merupakan pengalaman pertama siswa siswi SD menghadapi event besar dan berskala nasional.
SDIT Insan Kamil sadar betul akan hal itu sehingga untuk meredakan ketegangan dan membekali siswa secara mental, maka pada tanggal 28-29 April telah dilaksanakan acara kemah di objek wisata Sidomba Kuningan Jawa Barat.
Banyak acara yang yang telah dilaksanakan dalam rangkaian acara kemah tersebut. Intinya dibuat sedemikian rupa sehingga siswa-siswa SDIT Insan kamil tidak terlalu tegang dan memiliki kesiapan mental dalam menghadapi UN.
Beberapa acara yang dilaksanakan pada kegiatan tersebut adalah Achievement Motivation Training (AMT) dengan materi kenali diri, gali potensi dan gapai prestasi; selain itu juga ada api unggun, lari pagi, tanding sepak bola, dadaluan dan lomba memasukan benang ke lobang jarum serta diakhiri dengan renang dan menikmati permainan. Acara yang dihadiri Kepala Sekolah tersebut diharapkan bisa membuat siswa dan siswa memiliki kesiapan psikis dan juga sikap dalam menyongsong Ujian Nasioanl (UN) sehingga pada akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan.
Semoga, pada saatnya nanti, putra-putri kami mampu menyelesaikan Ujian Nasional degan baik danmeraih prestasi yang bisa membuat kami bangga.Amin.
Karya Anak Soleh (KAS) merupakan kegiatan yang rutin diadakan tiap tahun oleh SDIT Insan Kamil. Pada tahun ini penyelenggaraan KAS dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 14 April 2012 yang merupakan penyelenggaraan KAS yang ketiga sejak mulai di-launching pertama kali pada tahun 2009. Sehingga penyelenggaraan KAS tahun ini disebut KAS-3.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada KAS-3 ini adalah sebagai berikut:
Sebelum acara dimulai KAS-3 terlebih dahulu dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD TK SD Kec. Majalengka Ibu Hj. Poppy Sri, M.Pd, dihadiri oleh Kepala Kelurahan Majalengka Kulon Drs.H. Aam Syamsudin,serta Pembina dan Pengurus Yayasan Darut Taqwa Insan Kamil sebagai lembaga yang menaungi SDIT Insan Kamil.
Antusiasme peserta nampak pada setiap acara yang diselenggarakan dan tidak kurang dari seratus anak-anak usia prasekolah berlomba menjadi yang terbaik di ajang KAS-3 ini.
Di akhir acara diumumkan pemenang lomba untuk masing-masing kategori. untuk Lomba Hafalan Surat-Surat Pendek, juara 1 dengan nilai 367 jatuh pada NURHALIZA NAELATUL M. dari TK Budi Asih 14, Lomba Mewarnai dimenangkan oleh ANNISA dari TK Budi Asi, Lomba Menggambar dimenangkan oleh KAMAL NURKAMAL dari TK Budi Asih 6 dan Peragaan Busana Muslim oleh SYIFA SOFIYANTI dari TK Al-Lukman.
selengkapnya daftar para pemenag lomba adalah sebagi berikut:
1. Lomba Hafalan Surat-Surat Pendek.
2. Lomba Mewarnai
3. Lomba Menggambar
4. Peragaan Busana Muslim
Selain Kegiatan Lomba-lomba, pada kegiatan ini juga ada penyerahan BEASISWA dari PKPU Cirebon. Beasiswa ini diberikan kepada Anak-anak Kurang Mampu sebanyak 10 Anak SD s.d SMA berupa uang tunai dan Bingkisan dari PKPU Cirebon
Dengan dukungan didukung oleh BJB Syariah Majalengka, Bank Muamalat Majalengka, Penerbit Erlangga, Penerbit Yudistira, Toserba Jogya Majalengka, Kecap Segitiga, Ghibran Motor, Syaidcell, Alfanet Distrindo, Intikom, PD. BMS Smart Printing serta radar majalengka, alhamdulillah acara yang diselenggarakan di kompleks SDIT insan kamil sejak pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 ini bisa berjalan dengan lancar.
anugrahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyejuk mata (kami), Dan jadikanlah kami Imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertaqwa.”
(al-Furqon: 74)
Sudah bukan rahasia dan tidak asing lagi ketika kita menyaksikan atau mendengar ada segudang tragedi yang memilukan dalam dunia pendidikan kita. Ada siswa/siswi yang diganggu jin ketika proses belajar mengajar, setres atau bahkan harus mengakhiri hidupnya karena tidak tembus UNAS dan sangat ironis lagi ketika sebagian siswa/siswi yang lulus kemudian ugal-ugalan di jalan raya yang mengakibatkan masyarakat menjadi resah, tawuran antar pelajar, oknum pengajar mencabuli anak didiknya bahkan ada oknum kepala sekolah begitu tega menghamili siswinya dan untuk menghilangkan jejaknya kemudian ia menguburnya di kamar mandi dan masih banyak lagi tragedi tsunami kemanusiaan dalam dunia pendidikan yang membuat hati kita sangat miris dan tidak habis pikir.
Apa gerangan yang sedang terjadi di dunia pendidikan? Siapakah yang harus atau mau bertanggung jawab terhadap tragedi tersebut? Bagaimana nasib masa depan bangsa ini kalau mereka sebagai generasi penerus bangsa ini mentalnya sudah ringkih? Dan banyak lagi sederet pertanyaan yang membuat kita harus mengambil nafas dalam-dalam.
Islam datang bukan hanya untuk mengatur ibadah yang bersifat vertikal saja atau berhubungan langsung dengan Tuhan (hablum minallaah), tapi juga ia turun untuk mengatur urusan yang bersifat horizontal atau hubungan antar manusia (hablum minannaas) sehingga iapun dapat memberikan solusi terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan, karena memang hanya Dialah Yang Maha Tahu atas segala urusan dan ciptaan-Nya baik yang ada di bumi maupun di langit.
Oleh sebab itu Allah SWT menginformasikan kita lewat Kitab yang Agung dan rasul-Nya bahwa untuk mencapai cita-cita haruslah selalu dilandasi kepada nilai (meminjam istilah Ahmad Zairofi AM dalam majalah Tarbawi ed. 195 Th. 10) dan yang dimaksud nilai disini adalah nilai yang asasi yaitu al-Qur’an dan as-Sunnah.
Bagi orang yang beriman sudah semestinya setiap gerak dalam kehidupan di dunia ini hanya untuk ibadah termasuk dalam pendidikan. Dan untuk mencapai pendidikan yang berkualitas maka harus didorong dari cita-cita, sedangkan cita-cita orang beriman selayaknya mencapai dua capaian yaitu cita-cita jangka pendek atau di dunia dan cita-cita jangka panjang yaitu capaian untuk akhirat.
Menurut Andi Suhandi S.S.I perlakuan terhadap anak dipengaruhi oleh kesadaran untuk melaksanakan harapan atau cita-cita dan tugas terpenting dalam berkeluarga. Harapan atau cita-cita dan tugas terpenting dalam berkeluarga itu yaitu, pertama, mempunyai pasangan hidup dan keturunan yang menyejukan mata, kedua, menjadi pemimpin orang bertakwa dan ketiga, sebagai cita-cita jangka panjang adalah terbebas dari neraka. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT:
“…. Wahai Robb kami, anugrahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyejuk mata (kami), Dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertaqwa.” (al-Furqon: 74).
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan bebatuan ….” (at-Tahrim: 6).
Maka pantas ketika orang yang terlepas dari api neraka disebut juga sebagai orang yang sukses, sebagaimana juga Allah swt menyebutnya:
“…. Maka barangsiapa yang telah dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung, ….” (ali-Imron: 185).
Oleh sebab itu-masih menurut beliau, jadikan anak sebagai aset penting untuk meraih sukses keluarga, dengan cara:
Karena sejatinya anak-anak kita adalah:
Mudah-mudahan ketika pendidikan kita dibangun di atas prinsip yang kokoh maka akan memungkinkan terbangun generasi seperti yang diimpikan Hasan al-Banna yaitu generasi muda yang memiliki imunitas agama, benteng akhlak, pengetahuan tentang hukum-hukum agama dan kebanggaan terhadap kejayaan agama di masa lalu peradaban yang luas. Maka pada akhirnya umat dan bangsa ini pun menjadi tumbuh besar dan bermartabat.
Tentunya ini bukan solusi segala-galanya yang bisa menjawab tuntas terhadap tragedi sebagaimana contoh di atas, tapi setidaknya saya bisa ikut sedikit andil untuk memecahkan problematika umat ini. Kita masih membutuhkan solusi nyata, kita perlu bekerjasama di lapangan baik dari praktisi, civitas akademika, keluarga, masyarakat dan juga para pemimpin yang bisa mengayomi serta memberi suri tauladan yang baik.
Wallahua’alam.
Related Links: